Hubungi kami,
BP2KP & Tourist Information Center


Jl. W.R. Supratman No. 1 Pekalongan

+62285-4151574

Tourist Information Center (TIC)

Tourism Information Center adalah salah satu sarana yang disediakan Dinas Perhubungan, Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pekalongan dalam melayani para wisatawan yang datang ke Kota Pekalongan. Di tempat ini, wisatawan akan memperoleh berbagai macam informasi mengenai sektor pariwisata yang ada di Kota Pekalongan dan daerah sekitarnya. Selain itu dengan adanya Tourist Information Center dapat mempermudah wisatawan untuk memperoleh informasi mengenai produk dan layanan yang ditawarkan jasa usaha yang bergerak di bidang industri kepariwisataan, mulai dari penyediaan akomodasi, transportasi, makan minum, destinasi wisata, atraksi wisata, potensi seni budaya serta kalender event pariwiwisata. Kantor TIC berada di Jl. WR. Supratman No 1 Pekalongan, No Telepon 0285-421081.

TIC memiliki fungsi ganda, yaitu:

1. Fungsi Promosi

Peran ini mengacu pada promosi aktif Kota Pekalongan dalam memperkenalkan dan “menjual” potensi wisatanya. Pada dasarnya peran ini untuk merangsang permintaan wisata dan sering berusaha untuk meningkatkan pengeluaran pengunjung di Kota Pekalongan  

2. Fungsi Orientasi dan Peningkatan Kunjungan

Fungsi ini menekankan pada kualitas pengalaman bagi pengunjung. TIC perlu memberikan tampilan, yang menunjukkan lokasi baru dan umumnya menginformasikan pengunjung tentang fitur dari wilayah untuk mempromosikan perilaku yang bertanggung jawab. Ha ini adalah sebuah kesungguhan yang bukan hanya sekedar merangsang permintaan dan melibatkan apresiasi bahwa permintaan adalah sensitif terhadap prinsip-prinsip perilaku pariwisata yang berkelanjutan.

3. Fungsi Kontrol dan Penyaringan

TIC dapat mengontrol aliran pengunjung sehingga sumber daya dan pengaturannya tetap berada di bawah kendali sebuah instansi. Biasanya TIC bertindak sebagai pintu masuk dan menjadi pusat untuk melakukan kendali terhadap pengunjung di daerah. Fungsi ini mungkin menjadi penyaringan terhadap pengunjung untuk mengunjungi lokasi yang ditetapkan, dan memberikan alternatif lokasi yang kurang ramai dan penggunaan pusat secara merata dalam hubungannya dengan kegiatan lain seperti tur yang menerapkan manajemen kapasitas pada situs tertentu. Staf TIC bekerja di sebuah pusat dimana fungsi ini sering dominan dan akan memiliki peran pelayanan yang kuat dalam kaitannya dengan sumber daya.  

4. Fungsi Substitusi

TIC harus bisa menjadi pengganti daya tarik wisata atau setidaknya menjadi daya tarik besar dalam dirinya sendiri. TIC menekankan fungsi ini sering disebut sebagai pusat penafsiran atau lebih sederhananya diberi label sebagai tempat wisata. Pergantian fungsi sangat penting ketika sejumlah besar pengunjung yang lemah, sakit fisik atau kurang pengetahuan untuk mengakses dan memahami sumber dayanya.

5. Fungsi Tambahan

TIC dapat bertindak sebagai fasilitas masyarakat untuk berbagai kegiatan budaya dan sosial lokal, terutama dimana ruangnya berisi ruang teater atau pertemuan. Selanjutnya, dapat dikatakan bahwa fungsinya lebih simbolis dari sebuah Visitor Center dan makna dari suatu kota atau situs untuk pariwisata adalah alasan utama untuk keberadaan TIC tersebut.  

News

View all

Events

View all

Destinations

View all

Accommodations

View all

Destination Videos

Accommodation Videos